Ads - After Header

Terobosan Energi! PLTS 100 GWp: RI Stop Impor Minyak!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Ekonomi – Indonesia mengukir sejarah baru dalam transisi energi. Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas masif 100 gigawatt peak (GWp) di Monumen Operasi Gilimanuk, Jembrana, Bali, pada Selasa, 25 Agustus 2026. Proyek ambisius ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi kemandirian energi nasional, dengan visi besar untuk mengakhiri ketergantungan Indonesia pada impor minyak dan LPG.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa peluncuran ini menandai dimulainya groundbreaking serentak untuk 14 proyek PLTS dengan total kapasitas awal 5,3 GWp. "Untuk di hari yang kita laksanakan ini adalah kita groundbreaking untuk 5,3 gigawatt, dan untuk di Bali adalah 1.000 megawatt," ujar Bahlil dalam sambutannya pada acara peluncuran dan groundbreaking program PLTS 100 GWp tersebut.

Terobosan Energi! PLTS 100 GWp: RI Stop Impor Minyak!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Program strategis ini bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan sebuah visi jangka panjang untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Dengan nilai investasi total mencapai sekitar 7,7 miliar dolar AS atau setara Rp135 triliun, program ini diproyeksikan mampu menghemat APBN hingga Rp4,6 triliun setiap tahunnya. Penghematan ini berasal dari pengurangan impor bahan bakar, sejalan dengan tujuan untuk mencapai kemandirian energi.

Rincian 14 Proyek PLTS Nasional

Keempat belas proyek ini terbagi dalam beberapa kategori, mencerminkan tahapan implementasi yang berbeda:

  1. Enam Proyek Siap Tender (Total 4.548,92 MWp):

    • PLTS Terapung Jatiluhur: 1.688 MWp di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat.
    • PLTS Terapung Cirata: 1.250 MWp di Waduk Cirata, Purwakarta, Jawa Barat.
    • PLTS Terapung Jatigede: 636 MWp di Waduk Jatigede, Sumedang, Jawa Barat.
    • PLTS+BESS Klaster Madura: 605 MWp di Sumenep, Jawa Timur, untuk mendukung program "Fat Burning Madura" yang bertujuan eliminasi penggunaan BBM.
    • PLTS Bali: 300 MWp di Gilimanuk, Jembrana, Bali, juga untuk mengeliminasi penggunaan BBM di Pulau Dewata.
    • PLTS Lahan Bank Tanah Purwakarta: 69 MWp di Purwakarta, Jawa Barat.
  2. Tiga Proyek dalam Tahap Groundbreaking:

    • PLTS Banyuwangi: 130,2 MWp.
    • PLTS Pasuruan: 132 MWp.
    • PLTS Terapung Gajah Mungkur: 134,2 MWp.
  3. Tiga Proyek dalam Tahap Konstruksi:

    • PLTS Terapung Karangkates: 133 MWp (progres konstruksi 56,54 persen).
    • PLTS Terapung Saguling: 92 MWp (progres konstruksi 44,4 persen).
    • PLTS Tembesi: 46 MWp (progres konstruksi 65 persen).
  4. Dua Proyek yang Diresmikan:

    • PLTS Pulau Sembur, Kepulauan Riau: 0,92 MWp.
    • PLTS Pulau Rengit, Bangka Belitung: 0,078 MWp.

Acara peresmian di Gilimanuk, Bali, dilakukan secara tatap muka dan terhubung secara daring dengan tiga lokasi strategis lainnya: PLTS Terapung Gajah Mungkur (Wonogiri, Jawa Tengah), PLTS Desa Sembur (Batam, Kepulauan Riau), dan PLTS Pulau Rengit (Bangka Belitung). PLTS dan BESS Monumen Operasi Gilimanuk sendiri merupakan bagian integral dari Program Fat Burning Bali, yang secara spesifik dirancang untuk menggantikan pembangkit listrik berbasis BBM dengan energi surya yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Langkah besar ini menegaskan komitmen Indonesia dalam mencapai target energi terbarukan dan mengurangi jejak karbon, sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional di masa depan.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer