Chapnews – Ekonomi –
JAKARTA – PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) menemukan momentum positif dalam upaya restrukturisasi keuangannya. Setelah menggelar Rapat Umum Pemegang Obligasi (RUPO) yang menentukan, para pemegang obligasi menyepakati secara bulat seluruh usulan restrukturisasi Obligasi III Tahap IV Tahun 2019, termasuk perpanjangan tenor yang menjadi poin krusial. Keputusan strategis ini secara langsung membuka prospek cerah bagi pencabutan suspensi saham Waskita di Bursa Efek Indonesia.

Persetujuan dari para pemegang obligasi ini menjadi sinyal positif yang kuat bagi WSKT. Dengan lampu hijau ini, perusahaan konstruksi pelat merah tersebut menggarisbawahi kembali komitmennya untuk memenuhi seluruh kewajiban finansial sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Direktur Keuangan Waskita Karya, Wiwi Suprihatno, menegaskan bahwa Perseroan berkomitmen untuk terus melanjutkan penguatan struktur keuangan. "Kami akan senantiasa mengedepankan prinsip transparansi dan tata kelola yang baik dalam setiap langkah yang kami ambil," ujar Wiwi, seperti dikutip dari chapnews.id pada Jumat (04/09/2026).
Langkah restrukturisasi ini bukanlah yang pertama bagi Waskita dalam menyehatkan neracanya. Sebelumnya, perusahaan juga telah berhasil menuntaskan Master Restructuring Agreement (MRA) yang melibatkan konsorsium 21 bank. Serangkaian upaya konsisten ini kini mulai menunjukkan progres yang nyata.
Sejak akhir tahun 2023, Waskita berhasil mereduksi beban utang secara signifikan, yakni sebesar 20,8 persen. Total utang perusahaan turun dari sekitar Rp84 triliun menjadi Rp66,5 triliun. Tidak hanya itu, komitmen terhadap mitra usaha juga menjadi bukti nyata. Utang vendor yang telah jatuh tempo (past due) berhasil diturunkan secara drastis hingga 97,1 persen dalam kurun waktu sekitar empat tahun. Dari angka Rp2,13 triliun yang tercatat pada tahun 2022, kini utang tersebut menyusut menjadi hanya Rp48 miliar pada semester I 2026.
Pencapaian impresif ini menggarisbawahi keseriusan manajemen Waskita dalam menyehatkan kembali keuangan perusahaan dan memenuhi tanggung jawabnya kepada seluruh pemangku kepentingan, sekaligus memberikan harapan baru bagi investor dan pasar modal.

