Ads - After Header

Ahmad Dewatara

Lagu ‘Lalaki Langit’ Panen Hujatan, Bupati Buka-bukaan!

Chapnews – Nasional – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, akhirnya buka suara menanggapi polemik yang memanas terkait lagu berbahasa Sunda ciptaannya, ‘Lalaki Langit, Lalanang Bejat’. Lagu tersebut kini menjadi perbincangan hangat di berbagai platform media sosial, menuai gelombang kritik tajam dari warganet. Banyak pihak menilai liriknya mengandung unsur merendahkan dan stereotip negatif terhadap kaum perempuan, memicu kegaduhan publik.

Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Polemik ini mencuat setelah lirik lagu tersebut dinilai sebagian besar masyarakat mengandung diksi yang kurang sensitif dan cenderung menyudutkan kaum hawa. Kritik pun berdatangan bertubi-tubi, menyoroti pilihan kata yang dianggap tidak pantas untuk sebuah karya seni, apalagi dari seorang pejabat publik.

Dalam keterangannya, Om Zein membantah keras anggapan bahwa lagu tersebut sengaja diciptakan untuk menyudutkan atau menyinggung kelompok tertentu, khususnya kaum hawa. Ia menegaskan bahwa karya berbentuk puisi dan lagu itu sebenarnya telah ia tulis beberapa tahun silam, tepatnya pada tahun 2020, sebagai cerminan dan renungan pribadi.

"Itu puisi dan lagu diciptakan tahun 2020, bercerita tentang diri saya sendiri. Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal," ungkap Om Zein dalam keterangan tertulis yang diterima chapnews.id pada Kamis (2/7).

Lirik-lirik yang terkandung di dalamnya, lanjut Om Zein, merupakan bentuk kejujuran atas ketidaksempurnaan dirinya di masa lalu. Ia melihat karya ini sebagai medium kontemplasi spiritual dan emosional atas perjalanan hidupnya. "Saya bersyukur Tuhan menciptakan saya jadi lelaki. Mungkin jika saya diciptakan jadi perempuan, terjadi apa yang saya pikirkan karena saya belum bisa menjaga diri," ujarnya, mengutip pernyataannya kepada chapnews.id.

Menyadari bahwa interpretasi publik bisa berbeda, Om Zein, sebagai seorang pejabat publik, menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kegaduhan dan ketidaknyamanan yang sempat timbul akibat viralnya lagu tersebut. "Saya mohon maaf jika ada pihak yang merasa tidak nyaman dengan lirik lagu itu. Namun tidak bermaksud menyinggung pihak tertentu. Itu murni cerita tentang diri saya sendiri," tegasnya.

Lebih lanjut, ia berharap masyarakat dapat melihat karyanya dari sudut pandang yang lebih komprehensif dan bijaksana. Alih-alih dianggap sebagai sarana menyindir, lagu tersebut sejatinya adalah sebuah pengingat bagi dirinya sendiri untuk terus berbenah menjadi pribadi yang lebih baik.

Berikut adalah beberapa penggalan lirik ‘Lalaki Langit, Lalanang Bejat’ yang menjadi pusat kontroversi, beserta terjemahannya:

  • Nuhun Gusti Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki

    • Cacak mun jadi awewe
    • Es-Em-Pe Kelas Tilu Tos karuron tujuh kali
    • (Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki / Andai saja jadi perempuan / SMP kelas tiga sudah keguguran tujuh kali)
  • Nuhun Gusti Tos nyiptakeun kuring jadi lalaki

    • Teu kudu meuli kutang
    • Itu busana leuwih gede batan susu
    • (Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki / Tidak usah membeli bra, yang busanya lebih besar daripada payudara)
  • Nuhun GustiTos nyiptakeun kurng jadi lalaki

    • Teu kudu ngaprak-ngaprak apotek
    • Alatan telat bulan
    • (Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki / Tidak usah keluyuran mencari apotek, karena telat datang bulan)
  • Nuhun GustiTos nyiptakeun kuring jadi lalaki

    • Teu kudu ngalukis halis jeung bulu mata
    • Sakalina ngiceup hese beunta
    • (Terima kasih Tuhan sudah menciptakan aku jadi laki-laki / Tidak usah melukis alis dan bulu mata yang sekali berkedip susah melek)

Kontroversi ini menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dalam berkarya, terutama bagi figur publik, mengingat dampak luas yang bisa ditimbulkan oleh interpretasi masyarakat.


Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer