Chapnews – Nasional – Surabaya – Musyawarah Daerah (Musda) VII DPD Partai Demokrat Jawa Timur yang digelar akhir pekan lalu secara resmi mengukuhkan Emil Elestianto Dardak sebagai calon tunggal Ketua DPD Demokrat Jatim untuk periode 2026-2031. Keputusan ini menandai dukungan bulat dari seluruh pemegang hak suara yang sepakat mengusulkan nama Emil melalui mekanisme aklamasi ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat.
Dukungan solid ini dikonfirmasi oleh Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, di Novotel Surabaya. Ia menyebut, 38 DPC Demokrat kabupaten/kota, DPD Demokrat Jatim, dan DPP Demokrat, kompak memberikan restu kepada Emil. "Jadi sah ya ini aklamasi untuk Pak Emil Dardak kembali memimpin Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031. Saya usulkan ke DPP, dan tim formatur akan bekerja," ujar Herman, menegaskan legitimasi keputusan Musda.

Emil Dardak, dalam kesempatan tersebut, menegaskan komitmennya untuk membawa kembali kejayaan Partai Demokrat di Jawa Timur bersama seluruh kader. Ia menekankan pentingnya membangun kekuatan partai dari basis kader yang loyal dan bersemangat, tanpa memandang perbedaan generasi. Hasil Musda ini, menurut Emil, akan segera dikirimkan ke DPP.
Wakil Gubernur Jawa Timur itu juga memaparkan target ambisiusnya: memastikan setiap daerah pemilihan (dapil) di Jawa Timur memiliki setidaknya satu perwakilan legislatif dari Partai Demokrat, mulai dari tingkat DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi, hingga DPR RI. "Kita tentu menargetkan setiap penjuru Jawa Timur bisa diwakili oleh Partai Demokrat di Senayan," tegas Emil. Ia menekankan bahwa kinerja para wakil rakyat yang sudah menjabat harus menjadi bukti nyata komitmen partai kepada masyarakat, bukan sekadar janji.
Musda yang berlangsung di Novotel Samator Surabaya ini turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Dalam sambutannya, Khofifah menyampaikan doa restu dan apresiasi mendalam atas kinerja Emil Dardak. Mengenang tujuh tahun kebersamaan dalam memimpin Jawa Timur, Khofifah memuji sinergi yang terbangun. "Saya bisa merasakan bagaimana suasana kesejukan dengan penuh produktivitas yang bisa kita bangun bersama," katanya.
Khofifah juga secara khusus menyoroti konsistensi Partai Demokrat yang telah dua kali mendampinginya dalam kontestasi Pilgub Jatim, bahkan tanpa mahar politik. "Kami bersyukur bahwa support dari Partai Demokrat kami dapatkan bagaimana penguatan dari berbasis-basis politik, berbasis kulturalnya Partai Demokrat di Jawa Timur itu diberikan kepada kami dalam proses berjuang sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur," tambahnya. Di penghujung sambutannya, Khofifah secara tersirat mendoakan Emil agar kelak dapat melanjutkan estafet kepemimpinan sebagai orang nomor satu di Provinsi Jawa Timur.
Dukungan kuat juga disuarakan oleh Pengasuh Pondok Pesantren Amanatul Ummah Pacet, KH Asep Saifuddin Chalim, yang secara terang-terangan menyatakan kesiapannya untuk menjadi garda terdepan mendukung Emil Dardak sebagai Gubernur Jawa Timur berikutnya. "Saya tidak ragu lagi mendoakan dan saya akan menjadi barisan utama mendukung Pak Emil menjadi Gubernur Jawa Timur meneruskan Bu Khofifah," kata Kiai Asep.

