Ads - After Header

Bencana Ganda di Bandung: Ratusan KK Terdampak!

Ahmad Dewatara

Bencana Ganda di Bandung: Ratusan KK Terdampak!

Chapnews – Nasional – Kabupaten Bandung dihantam bencana hidrometeorologi ganda pada Selasa (7/4) setelah hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Akibatnya, banjir menerjang dua kecamatan sementara longsor terjadi di empat kecamatan berbeda, menyebabkan kerusakan signifikan dan memaksa ratusan warga mengungsi. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung, Wahyudin, mengungkapkan dampak luas dari insiden ini.

Banjir dilaporkan melanda Desa Majakerta, Kecamatan Majalaya, menyebabkan 406 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 1.413 jiwa di Kampung Rancabali RW 01 dan RW 02 terdampak langsung. Selain itu, genangan air yang signifikan juga melanda Jalan Tanggulun Ibun di Desa Tanggulun, Kecamatan Ibun, mengakibatkan 250 KK di RW 04, 200 KK di RW 05, dan 150 KK di RW 07 turut merasakan dampaknya. Kondisi ini menyebabkan akses jalan raya di sejumlah wilayah tergenang, mengganggu serius aktivitas kendaraan.

Bencana Ganda di Bandung: Ratusan KK Terdampak!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

Di sisi lain, ancaman longsor juga tak kalah serius, menerjang sejumlah titik. Salah satu lokasi terdampak adalah Jalan Raya Pacet-Cibereum di Desa Sukapura, Kecamatan Kertasari, di mana material longsoran menutup sebagian bahu jalan. "Dampak longsor di Jalan Raya Pacet-Cibereum material longsoran menutupi sebagian bahu jalan. Adapun titik longsor memiliki dimensi panjang 25 meter, tinggi 5 meter, dan lebar 5 meter," demikian disampaikan Wahyudin, Rabu (8/4), seperti dikutip chapnews.id.

Longsor juga melanda Desa Tribaktimulya, Kecamatan Pangalengan, menyebabkan kerusakan pada jalan lingkungan dan akses desa, sekaligus mengancam sejumlah rumah penduduk. Kondisi di Kecamatan Pacet bahkan lebih memprihatinkan, dengan beberapa desa mengalami dampak serius. Di Desa Pangauban, dua unit rumah dilaporkan terdampak dan tiga rumah terputus akses jalannya. Desa Cikitu melaporkan tiga unit rumah terdampak, empat rumah terancam, serta dua kepala keluarga terpaksa mengungsi ke tempat aman. Sementara itu, di Desa Girimulya, beberapa rumah berada dalam kondisi terancam. Puncak kerusakan terjadi di Desa Mandalahaji, di mana satu unit rumah roboh total, memaksa dua kepala keluarga yang terdiri dari sembilan jiwa untuk mengungsi.

Tak hanya itu, di Kampung Balekambang RT 003 RW 016, Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, bantaran sungai tergerus sepanjang sekitar 20 meter dengan kedalaman mencapai 8 meter, akibat derasnya arus air yang tak terbendung. Pihak berwenang terus memantau situasi dan berupaya melakukan penanganan darurat di lokasi-lokasi terdampak.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer