Ads - After Header

Daftar Penyakit Termahal BPJS 2024, Mencapai Rp37 Triliun!

Ahmad Dewatara

Daftar Penyakit Termahal BPJS 2024, Mencapai Rp37 Triliun!

Chapnews – Ekonomi – BPJS Kesehatan baru saja merilis data mengejutkan terkait delapan penyakit termahal yang ditanggung sepanjang tahun 2024. Total klaim yang dibayarkan mencapai angka fantastis: Rp37 triliun! Angka ini meningkat Rp4 triliun dibandingkan tahun 2023, menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemanfaatan layanan kesehatan melalui program JKN.

Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti, dalam acara Public Expose di Jakarta, Senin (14/7/2025), menjelaskan bahwa peningkatan ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap program JKN. "Program JKN merupakan wujud gotong royong bangsa, memastikan akses layanan kesehatan yang adil, terjangkau, dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah terpencil," tegasnya.

Daftar Penyakit Termahal BPJS 2024, Mencapai Rp37 Triliun!
Gambar Istimewa : img.okezone.com

Dua penyakit menyumbang porsi terbesar klaim, yaitu penyakit jantung dan kanker. Sepanjang 2024, tercatat 22,55 juta kasus penyakit jantung dengan total klaim Rp19,25 triliun. Sementara itu, kanker tercatat sebanyak 4,24 juta kasus dengan klaim mencapai Rp6,48 triliun. Gabungan kedua penyakit ini saja telah menghabiskan lebih dari setengah total biaya klaim.

Selain jantung dan kanker, enam penyakit lain juga masuk daftar penyakit termahal yang dibiayai BPJS Kesehatan pada 2024. Stroke menempati peringkat ketiga dengan 3,8 juta kasus dan klaim Rp5,8 triliun. Kemudian, gagal ginjal (1,4 juta kasus, Rp2,7 triliun), hemofilia (131 ribu kasus, Rp1,1 triliun), talasemia (353 ribu kasus, Rp794 miliar), leukemia (168 ribu kasus, Rp599 miliar), dan sirosis hepatis (248 ribu kasus, Rp463 miliar) melengkapi daftar tersebut.

Berikut rincian lengkap 8 penyakit dengan pembiayaan tertinggi BPJS Kesehatan tahun 2024:

  1. Jantung: 22.550.047 kasus (Rp19.250.622.010.793)
  2. Kanker: 4.240.719 kasus (Rp6.488.106.411.284)
  3. Stroke: 3.899.305 kasus (Rp5.817.065.160.504)
  4. Gagal Ginjal: 1.448.406 kasus (Rp2.760.968.219.728)
  5. Hemofilia: 131.683 kasus (Rp1.109.170.703.253)
  6. Thalassemia: 353.222 kasus (Rp794.459.565.191)
  7. Leukemia: 168.351 kasus (Rp591.972.080.728)
  8. Sirosis Hepatis: 248.373 kasus (Rp463.515.546.429)

Data ini menjadi gambaran penting terkait beban biaya kesehatan di Indonesia dan pentingnya upaya preventif untuk mengurangi angka kejadian penyakit-penyakit tersebut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer