Chapnews – Nasional – Wali Kota Bandung, M Farhan, mendadak dilarikan ke rumah sakit pada Jumat (10/7) sore setelah kondisi kesehatannya menurun drastis. Insiden ini terjadi di Balai Kota Bandung, tak lama setelah Farhan menerima tamu di ruang kerjanya.
Farhan, yang sebelumnya telah beraktivitas di Balai Kota sejak siang hari, tiba-tiba mengeluhkan kondisi tubuh yang tidak fit menjelang sore. Akibatnya, politikus Partai NasDem ini batal menghadiri rapat paripurna di DPRD Kota Bandung yang seharusnya ia hadiri. Ia kemudian segera dievakuasi menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bandung, Henryco Arie Sapiie, menyatakan bahwa Farhan saat ini masih dalam penanganan intensif tim dokter. "Saat ini beliau masih dalam penanganan tim dokter. Kami menunggu proses medis yang sedang berlangsung dan akan menyampaikan informasi lebih lanjut setelah ada perkembangan," ujar Henryco di Bandung, seperti dikutip dari Antara.
Henryco menambahkan, sebelum kondisinya menurun, Farhan sempat menerima tamu di ruang kerjanya. Beliau tadinya dijadwalkan hadir di rapat paripurna kedua, namun harus segera dilarikan ke rumah sakit karena kondisi kesehatannya.
Mengenai diagnosis penyakit yang diderita Farhan, Henryco belum dapat memberikan detail. Tim medis masih melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan penyebab penurunan kondisi kesehatan tersebut. Hingga kini, belum dapat dipastikan apakah Farhan akan menjalani rawat inap atau diperbolehkan beristirahat di rumah setelah pemeriksaan selesai.
Henryco juga memastikan bahwa insiden ini tidak akan mengganggu roda pemerintahan dan pelayanan publik di Kota Bandung. "Seluruh pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan normal sesuai mekanisme yang berlaku," tegasnya.
Pihak Pemerintah Kota Bandung mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kesembuhan Wali Kota Farhan agar segera pulih dan dapat kembali menjalankan tugasnya. "Pemkot Bandung akan menyampaikan perkembangan informasi lebih lanjut kepada publik setelah memperoleh informasi resmi dari tim medis," tutup Henryco.
Saat dievakuasi ke ambulans, kondisi Farhan terlihat sangat lemas. Ia terbaring di brankar dengan infus terpasang dan selang bantuan pernapasan di hidungnya, menunjukkan kondisi yang cukup serius. (antara/kid)


