Ads - After Header

Said Iqbal Bongkar Strategi Kritis di Lingkaran Kekuasaan!

Ahmad Dewatara

Chapnews – Nasional – Presiden Partai Buruh sekaligus pemimpin Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal, akhirnya angkat bicara menanggapi gelombang keraguan publik. Keraguan ini muncul setelah dirinya resmi ditunjuk sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh oleh Presiden terpilih Prabowo Subianto. Banyak pihak mempertanyakan apakah perannya kini akan mengikis daya kritisnya terhadap isu-isu buruh.

Menjawab kekhawatiran tersebut, Said Iqbal menegaskan bahwa selama kiprahnya di gerakan buruh, ia tak pernah menganggap tabu praktik diplomasi dan lobi-lobi. Menurutnya, strategi utama yang dipegang teguh oleh massa buruh, khususnya KSPI dan Partai Buruh, adalah "KLA Project".

Said Iqbal Bongkar Strategi Kritis di Lingkaran Kekuasaan!
Gambar Istimewa : akcdn.detik.net.id

"K" diartikan sebagai Konsep, "L" untuk Lobi, dan "A" melambangkan Aksi. Sementara itu, "Project" juga bisa dimaknai sebagai Politik. "Dengan demikian, kami tidak mentabukan lobi, pendekatan, atau kompromi. Namun, kami juga tidak segan untuk melakukan aksi pada saat-saat tertentu jika diperlukan," ujar Said dalam wawancara eksklusif dengan chapnews.id, Selasa (9/6).

Said Iqbal mengakui bahwa mendekat ke lingkar kekuasaan bukanlah keputusan yang mudah, baik bagi dirinya maupun Partai Buruh. Namun, ia menekankan bahwa langkah ini harus senantiasa berlandaskan pada ideologi politik dan kebijakan yang pro-buruh. "Kekuasaan itu bukan sesuatu yang tabu bagi buruh. Justru, ia menjadi bagian integral dalam proses perjuangan," jelasnya, menyoroti bagaimana banyak organisasi buruh di seluruh dunia tumbuh besar bahkan menjadi partai politik.

Ia mencontohkan, keputusan terkait kenaikan upah buruh yang ditetapkan oleh gubernur adalah murni keputusan politik. Begitu pula dengan penetapan jaminan sosial bagi pekerja, atau bahkan kenaikan harga kebutuhan pokok, semuanya merupakan hasil dari keputusan politik. "Oleh karena itu, kekuasaan menjadi sangat penting agar perjuangan buruh dapat diterima dan direalisasikan," tegas Said.

Said Iqbal juga mengungkapkan bahwa KSPI dan serikat buruh di bawah naungannya telah secara konsisten mendukung Prabowo Subianto dalam pemilihan presiden sejak 2014. Ia meyakini bahwa Prabowo memiliki komitmen kuat untuk merealisasikan sejumlah aspirasi buruh. "Dan dalam kenyataannya memang begitu. Ada masa 10 tahun sebelum Prabowo, tidak ada kenaikan upah sama sekali, nol," pungkasnya, memberikan gambaran tentang dampak dukungan tersebut.

Also Read

Bagikan:

Ahmad Dewatara

kontributor di ChapNews yang berfokus pada liputan dan analisis Olahraga. Ia secara rutin menyajikan berita terkini, ulasan pertandingan, dan spekulasi transfer di dunia sepak bola global maupun nasional, memberikan pandangan yang tajam bagi para penggemar olahraga.

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer