Chapnews – Nasional – Surabaya – Sebuah rekaman video yang menampilkan dua mahasiswa diduga melakukan tindakan asusila di dalam ruang kelas perkuliahan telah menyebar luas dan menjadi sorotan di media sosial. Insiden yang dikabarkan terjadi di area Gedung Kuliah Bersama (GKB) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini telah dikonfirmasi kebenarannya oleh pihak kampus, yang kini serius mendalami kasus tersebut melalui Komisi Etik.
Video berdurasi singkat tersebut, yang menunjukkan adegan tak pantas di lingkungan akademik, memicu berbagai reaksi dari warganet. Menanggapi kehebohan ini, Ketua Pusat Hubungan Masyarakat dan Protokol (PHMP) Unair, Pulung Siswantara, membenarkan bahwa peristiwa itu memang terjadi di kampusnya dan kini tengah diproses secara internal.

"Memang dari pihak universitas membenarkan adanya informasi yang beredar dan saat ini tetap kami proses melalui Komisi Etik untuk mendalami apa yang sebenarnya terjadi dan bagaimana kronologinya," terang Pulung, Rabu (17/6), sebagaimana dilansir chapnews.id.
Investigasi yang dilakukan oleh Komisi Etik Unair tidak hanya berfokus pada substansi dugaan perbuatan asusila tersebut, tetapi juga menelusuri secara cermat bagaimana rekaman video itu bisa muncul dan akhirnya tersebar luas di platform media sosial. "Kami melakukan pendalaman bagaimana sampai video itu muncul dan bagaimana sampai terjadinya perekaman tersebut," imbuh Pulung.
Pulung menegaskan bahwa hasil akhir dari investigasi Komisi Etik akan menjadi landasan utama bagi Unair dalam menentukan langkah-langkah selanjutnya, termasuk jenis sanksi yang akan diberikan kepada pihak-pihak yang terbukti terlibat. Ia juga mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan menghormati proses pemeriksaan yang sedang berlangsung guna memastikan keputusan yang diambil bersifat objektif dan adil bagi semua.
Dalam kesempatan itu, Pulung turut mengingatkan kembali visi Unair, yakni "excellence with morality". Hal ini menunjukkan komitmen universitas untuk tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga menjunjung tinggi nilai-nilai moral dan etika. Unair, lanjutnya, telah memiliki berbagai mekanisme pencegahan pelanggaran etika di lingkungan kampus, termasuk saluran pelaporan yang dapat diakses oleh seluruh civitas akademika.


